Terlalu Cinta dan 5 Sikap Wanita ini Membuat Pria Selingkuh

Jum'at, 07 Februari 2014 15:00
Terlalu Cinta dan 5 Sikap Wanita ini Membuat Pria SelingkuhIlustrasi @wikihow.com
Apa yang menyebabkan pria berselingkuh? Kebanyakan wanita menuding karakter serta tabiat pasangan yang suka selingkuh sebagai biang keladi. Meski tidak salah, tapi perlu dicatat bahwa wanita memiliki peran yang menyebabkan pria selingkuh.

Inilah 6 sikap wanita yang membuat pria berselingkuh, seperti yang dikutip dari Vemale.

Terlalu cinta

Wanita kerap sekali menggantungkan cintanya pada seseorang. Mereka terjebak romansa negeri dongeng, bahwa sekali seorang wanita menemukan pria maka itu untuk selamanya. Karena itu, wanita membayangkan prianya sempurna dan menjadi terlalu mencintainya. Hal ini bisa membuat kita ketergantungan pada pasangan.

Terlalu percaya

Memang hubungan yang baik dilandasi rasa saling mempercayai. Namun, tetap harus memperhatikan gerak-gerik pasangan. Jadi, jangan terlalu percaya deh.

Emosional

Kadang marah, kadang sayang, kadang menangis, kadang tertawa. Perubahan ini berlangsung cepat. Jangan heran bila pria akan menganggap kita labil. Pria tidak begitu menyukai wanita yang gejolak emosinya belum stabil.

Banyak orang ikut campur

Walaupun, Anda tipe orang manja, jangan biarkan orang lain masuk ke dalam hubungan pribadi Anda. Terlalu banyak orang lain ikut campur akan membuat pria tidak menyukai. Siapa yang suka diatur harus begini harus begitu?

Cemburu buta

Katanya, cemburu itu tanda sayang. Memang benar. Namun, perlu dicatat, hal itu Anda lakukan sesuai porsinya. Bila Anda cemburu buta nanti jatuhnya malah posesif. Jadi, si doi Anda larang kemana-mana. Mau ke sini mau ke sana dicemburui oleh Anda. Padahal, bisa jadi dia sedang bekerja mendapatkan proyek besar. Atau sedang membuat kejutan untuk Anda.

Ketinggian harga diri

Oke, Anda boleh menilai diri sendiri. Tapi jangan ketinggian. Sebab, Anda akan memandang cinta menjadi kompleks. Padahal, cinta itu sederhana saja. Mungkin bukan materi yang Anda peroleh, tapi ketenangan batin itu jauh lebih penting. Hal-hal bodoh, lucu, dan mungkin tidak penting bisa jadi lebih menceriakan daripada bergelimang harta tapi kaku.
(lpap)
Komentar