Inilah Bahaya Makanan dan Minuman Haram

Senin, 13 Januari 2014 11:50
Inilah Bahaya Makanan dan Minuman HaramIlustrasi @imgfave.com
Dalam agama Islam, ada beberapa jenis makanan atau minuman yang diberi label haram. Haram berarti para muslim dilarang sepenuhnya untuk mengkonsumsi. Seringnya label halal dan haram ini menjadi perdebatan tersendiri dikalangan umat beragama.

Padahal, seperti diungkap oleh KH. Kholil Ridwan, Lc. dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia makanan halal memberi banyak keuntungan bukan hanya untuk muslim saja, tapi dalam segi kesehatan pun.

Dijelaskan oleh Kholil bahwa sejatinya produk dengan label tak halal akan memberi bahaya dan kerusakan, baik pada pribadi ataupun sosial. Berikut adalah penjelasan lengkap yang disadur dari situs LPPOM MUI:

1. Minuman keras

Efek buruk dari minuman keras bukan hanya mabuk saja, namun juga dapat mendatangkan berbagai penyakit seperti radang usus, gangguan pencernaan, serta masalah ginjal dan hati.

Selain itu, terbiasa mengkonsumsi minuman beralkohol pun menyebabkan impotensi, cacat janin, keguguran, serta kelahiran prematur.

Konsumsi minuman keras secara jangka panjang bahkan dapat menjadi awal bagi kerusakan sistem syaraf dan otak. "Siapapun yang mengonsumsinya, muslim maupun nonmuslim, bisa terkena efek berbahaya ini," kata Kholil.

2. Darah

Memakan atau meminum darah diharamkan dalam islam. Dan memang darah megandung zat uric acid yang berbahaya bagi kesehatan. Konsumsi makanan dengan kandungan uric acid dapat membuat keracunan serta kerusakan ginjal.

3. Bangkai

Definisi bangkai adalah hewan yang tidak disembelih dengan cara yang benar, seperi misalnya sakit, disetrum, dicekik, atau dipukul. Cara menyembelih seperti itu akan membuat hewan tak banyak mengeluarkan darah, akibatnya darah akan mengendap. Padahal tahu bukan kalau darah mengandung racun yang berbahaya?

4. Babi

Babi merupakan salah satu hewan ternak yang diharamkan konsumsinya. Disebut oleh Kholil, sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa dalam daging babi ditemukan cacing pita. Selain itu, lemak babi mengandung kolestrol hingga 15 kali lipat dari daging sapi.

"Sedikitnya ada 70 jenis penyakit yang lazim diidap babi. Beberapa di antaranya bisa ditularkan ke manusia yang memakannya," ujar Kholil.
(nik)
Komentar