Warga Iran Dilarang Gunakan Facebook, Twitter dan Kini WeChat

Jum'at, 27 Desember 2013 20:40
Warga Iran Dilarang Gunakan Facebook, Twitter dan Kini WeChatIran blokir WeChat @china.org.cn
Pemerintah Iran kembali memblokir sosial media. Setelah warga Iran dilarang menggunakan Facebook dan Twitter, kini pemerintah juga blokir aplikasi chatting asal China, WeChat.

WeChat adalah aplikasi jejaring sosial ketiga setelah Facebook dan Twitter yang dilarang digunakan di negeri Presiden Hassan Rowhani itu.

Global Voices mengonfirmasi jika pemerintah resmi melarang penggunaan WeChat di Iran. Pemerintah menerapkan sistem sensor dan blokir untuk menekan masuknya berita dari luar yang bisa memicu munculnya gelombang protes ke pemerintah.

Tidak disebutkan berapa banyak pengguna WeChat di Iran. Hingga akhir kuartal tiga 2013 WeChat melaporkan telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif di luar China. Aplikasi pesaing WhatsApp ini mengklaim telah memiliki total 270 juta pengguna aktif.

Namun, pemblokiran jejaring sosial ini tidak berlaku kepada sejumlat petinggi negara termasuk Presiden dan sejumlah Menter, mereka diketahui masih bisa mengakses situs sosial media. Sedangkan, warga dilarang untuk mengakses jejaring sosial tersebut.
(ec)
Komentar