Bill Gates Mengakui Bahwa Ctrl-Alt-Del Adalah Kesalahan

Senin, 30 September 2013 22:40
Bill Gates Mengakui Bahwa Ctrl-Alt-Del Adalah KesalahanCtrl Alt Del adalah kesalahan Windows di masa lalu @never2funky.com
Kita semua mengetahui bahwa Bill Gates adalah pria yang brilian dan dermawan. Namun baru saja ia mengakui sesuatu yang sebenarnya telah diketahui seluruh dunia sejak puluhan tahun lalu. Seperti yang kita ketahui, kemacetan di Windows bisa diatasi dengan melakukan restart dengan cara menekan tombol Ctrl-Alt-Del. Kombinasi tersebut sebenarnya terlalu menyusahkan, bukan?

"Sebenarnya waktu itu kami menginginkan tombol tunggal, akan tetapi orang yang merancang keyboard IBM tidak memperbolehkan kami menggunakan tombol tunggal," demikian kata Gates dalam wawancaranya dengan Huffington Post sebagaimana dikutip Infospesial.

Manuver keyboard tersebut dilakukan untuk memastikan aplikasi lain tidak dapat memalsukan login dan mencuri password. "Sebenarnya itu kesalahan," ujar Gates.

Berita ini memancing banyak orang untuk berkomentar di Twitter. Kebanyakan malah mengolok-olok Gates.Kalau kamu sudah menggunakan komputer di era 90-an, kamu pasti tahu bahwa saat itu Windows masih merupakan kopian dari Mac dan belum begitu bagus. Jadi kemacetan di Windows dianggap sesuatu yang biasa oleh para pengguna di zaman tersebut.

Siapakah yang sebenarnya menciptakan kombinasi tombol 'hormat tiga jari' yang fenomenal tersebut? Ternyata itu adalah karya David Bradley, seorang pekerja di IBM yang bertanggungjawab dalam merancang PC IBM orisinil. Ironisnya, mekanisme tersebut sebenarnya dibuat sebagai jalan pintas untuk mereset komputer.

Karena fungsi tersebut menjadi populer (dan menjadi cemoohan) di kalangan para pengguna komputer di seluruh dunia, Bradley memutuskan mengambil jarak dan tidak mengakui 'karya'-nya tersebut. Meskipun ia tidak menolak sebagai ‘penemu’-nya, ia menyatakan bahwa Gates lah yang menjadikannya populer.

Pengakuan tersebut dianggap terlambat. Februari awal tahun ini, Legenda PC tersebut menyatakan bahwa strategi komputer Microsoft selama beberapa tahun terakhir ini merupakan kesalahan dan perusahaan tersebut tidak “keluar untuk memimpin” dengan komputer seluler seperti yang dilakukan Apple dengan iPhone.
(sid)
Komentar