Ketika Perampok Salah Sasaran Korban

Sabtu, 28 September 2013 02:00
Ketika Perampok Salah Sasaran KorbanIlustrasi perampokan @tumblr
Perampok memang mesti pintar memilih sasaran. Alih-alih mendapatkan hasil, justru sial yang didapat. Hal inilah yang dirasakan seorang perampok yang coba-coba merampok sebuah toko minuman di Marionville, Missouri, AS.

Sebagaimana diberitakan NYDailyNews (4/9), ada seorang perampok yang mendatangi sebuah toko minuman. Rencananya, perampok ini masuk ke dalam toko untuk kemudian mendekati kasir. Kemudian, dia akan mengeluarkan pistol dan meminta si kasir memberikan uang di mesin kasir padanya. Selanjutnya, dia kabur dengan aman.

Sayangnya, rencana tersebut dieksekusi dengan gagal oleh si perampok, yang tidak memperhitungkan bahwa faktor nyali di sini berperan penting. Rupanya kasir yang ditodong pistol oleh si perampok bukan orang awam. Dia adalah Jon Lewis Alexander (54), seorang vetaran Perang Irak.

Kejadiannya begini, si perampok masuk ke dalam toko sambil merokok dan mengembuskan asapnya dengan cara yang bisa dia nikmati sendiri. Namun, lantaran ruangan toko minuman tersebut ada AC-nya, tentu merokok adalah hal tabu. Jon yang bertugas sebagai kasir pun menegurnya.

"Dia bukannya mematikan rokok, malah justru menghisapnya lagi dalam-dalam sambil menatap saya, seperti Billy Badass," ujar Alexander. Kemudian, dengan cepat, si perampok ini berteriak, "Berikan semua uangmu!" Tangannya sambil mencoba mengeluarkan pistol.

Begitu menatap Alexander, si perampok justru terkejut. Karena , Alexander sudah lebih dulu mengacungkan pistol ke arah kepalanya. Posisi kini berbalik. “Kamu sebaiknya pergi dari tempat ini atau saya ledakkan kepala kamu,” Alexander balik membentak. Nyali si perampok habis. Dia balik badan dan mengambil langkah seribu.
(lpap)
Komentar