Kisah Pejabat China Korupsi dan 140 Wanita Simpanan

Minggu, 18 Agustus 2013 18:00
Kisah Pejabat China Korupsi dan 140 Wanita SimpananIlustrasi @dalje.com
China sempat memiliki tradisi buruk, yaitu memiliki istri simpanan. Namun tradisi ini sebenarnya telah dihapuskan setelah Komunis mengambil alih pada tahun 1949. Namun, seiring perekonomian mengalami pertumbuhan pesat, tradisi negatif ini bangkit kembali. Memberi berbagai dampak buruk di perekonomian Negeri Gingseng ini, seperti pejabat yang serakah, korupsi dan mata keranjang.

Dilansir dariĀ Qingdao Financial Daily, seorang pejabat sekligus mantan Direktur Departemen Pembangunan Provinsi Jiangsu, Xu Qiyao, adalah contoh nyata akibat buruk tradisi di China.

Suatu ketika, salah seorang istri simpanannya meminta Xu Qiyao mencarikan pekerjaan untuk anak gadisnya yang baru saja lulus sekolah. Xu Qiyao pun menyanggupi permintaan itu, yang sayang sekali, tak gratis.

Saat mabuk bersama rekannya, Xu pun membual tentang kemampuan seksual ibu dan anak itu. Dirinya juga sesumbar dengan kata-kata, "berhasil membunuh dua burung dengan satu lemparan batu".

Xu resmi di penjarakan pada 8 oktober 2000 dengan tuduhan menerima suap dengan nilai total lebih dari 20 juta RMB atau Rp 33 miliar. Xu dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman dua tahun pada 2001.

Ditemukan dalam sel Xu, buku harian yang bercerita tentang kisah cintanya, dan surat Xu untuk salah satu putranya. Surat tersebut berisi tentang segala hal yang telah Xu pelajari dalam politik. ditulis dengan bahasa lugas serta tak tahu malu, cukup menggambarkan bagaimana cara kerja rumit dunia politik yang kotor.

Meskipun Xu dihukum mati, kisahnya selalu disebut kembali dalam tiap diklat pejabat ataupun kader partai baru, sebagai contoh buruk yang tak boleh ditiru.

95 Persen Pejabat Korup Selingkuh

Meskipun demikian, beberapa pengamat mengaku tak terlalu kaget dengan rekor Xu ini. Mereka mengungkapkan bahwa pejabat mata keranjang itu hanya menang soal 'kuantitas', bukan 'kualitas'.

Mari kita tengok beragam kisah pejabat nakal berikutnya. Ada Zhang Zonghai, mantan kepala departemen propaganda Chongqing. Dalam memilih wanita simpanan, Zhang mensyaratkan tiga hal: lulusan universitas, lajang, dan yang terutama, cantik. Untuk apa syarat yang pertama?

Jumlah wanita simpanan Xu yang mencapai 140 orang (ada yang bilang 146) memang contoh gila. Namun, profesor Wu Changchen, yang memimpin amandemen UU Perkawinan China, 95% pejabat yang terlibat korupsi diketahui punya hubungan "haram" diluar nikah.

Lalu ada Zhang Erjiang, mantan Sekretaris Partai Komunis Tianmen di Provinsi Hubei. Antara 1989 sampai 2001, Zhang dilaporkan terlibat hubungan mesum dengan 107 wanita. Belum termasuk istrinya.

Lin Longfei, mantan Sekretaris Partai Komunis Zhouning di Provinsi Fujian yang divonis mati dalam kasus korupsi, diketahui memiliki 22 istri simpanan.

Selain itu juga ada Li Qingpu, Wakil Kepala Biro Industri Tekstil di Hubei hebatnya bahkan memiliki koleksi yang membuktikan petualangan nafsunya. Ditemukan dalam lemari kabinet terkunci rapat, 95 buku harian yang menjadi saksi petualangan birahinya.
(nik)
Komentar