10 Tradisi Lebaran di Berbagai Negara

Sabtu, 03 Agustus 2013 16:30
10 Tradisi Lebaran di Berbagai NegaraSholat Ied @pesanggrahan-solehkun.blogspot.com
Lebaran atau hari raya Idul Fitri adalah hari kemenangan bagi umat Islam di seluruh dunia setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan.

Jika di Indonesia ada tradisi mudik dan silaturahmi. Di berbagai negara juga memiliki tradisi unik untuk menyambut lebaran. Berikut 10 tradisi unik lebaran di berbagai negara di dunia.

Australia

Australia merayakan hari raya Idul Fitri dengan cukup meriah. Beberapa perusahaan memberikan toleransi kepada karyawan muslim untuk mendapat libur, kawasan dengan mayoritas muslim dapat menggunakan jalanan umum untuk shalat Ied. Australia memang negara sekuler yang memberikan kebebasan kepada masyarakatnya untuk mempraktikkan ajaran agamanya masing-masing.

Arab Saudi

Di Riyadh, Arab Saudi, perayaan Lebaran kental dengan kesenian. Seperti teater, baca puisi, parade, dan pertunjukan musik. Para warga mendekorasi rumahnya agar terlihat meriah dan menarik. Bila Indonesia punya ketupat dan opor ayam, Arab Saudi punya daging domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisional. Hal ini juga terjadi di Sudan, Suriah, dan beberapa negara Timur Tengah lainnya.

China

Mirip seperti di Indonesia, para warga Muslim di China memiliki tradisi mengunjungi makam leluhur, membersihkan dan mempersembahkan doa. Tradisi doa ini juga dilakukan untuk menghormati ratusan ribu muslim yang tewas selama Dinasti Qing dan selama Revolusi Kebudayaan. Lebaran di China ditetapkan sebagai hari libur, para pria Muslim mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara wanita memakai baju hangat dan kerudung setengah tutup. Seusai salat Ied, umat muslim makan-makan dan bersilaturahmi.

Turki

Festival Gula atau Seker Bayram merupakan nama untuk Idul Fitri bagi orang Turki. Sebutan ini muncul karena mereka saling mengantarkan manisan di hari raya Idul Fitri. Seperti di Indonesia, para anak-anak di Turki bersalaman dan sembah sujud kepada orangtua. Kemudian orangtua membalas dengan ciuman di kedua pipi sebagai simbol kasih sayang. Setelah itu, anak-anak mendapatkan hadiah berupa koin uang, permen, atau manisan.

Malaysia

Tradisi merayakan Lebaran di Malaysia tak jauh berbeda dari masyarakat di Indonesia. Warga Malaysia juga makan ketupat, lemang, lontong, dan rendang. Setelah shalat Id, mereka berziarah ke makam kerabat. Di rumah, anak-anak akan memberikan hormat kepada orangtua. Orang yang sudah dewasa dan berpenghasilan memberikan uang kepada kerabat yang lebih muda.

Suriname

Negara yang memiliki penduduk keturunan suku Jawa ini memiliki tradisi yang unik. Penetapan hari raya dilakukan berdasarkan perhitungan mereka sendiri dengan menggunakan prajangka atau perhitungan ala primbon Jawa peninggalan nenek moyang sejak ratusan tahun lalu.

Afrika Selatan

Warga Muslim akan berkumpul di Green Point, Cape Town saat hari terakhir Ramadhan bersama kerabat sambil berbuka puasa. Setelah maghrib, biasanya diumumkan tentang datangnya hari raya lebaran dan besoknya, masyarakat berkesempatan untuk melaksanakan shalat Id yang dilanjutkan dengan berkunjung ke rumah sanak saudara.

India

Warga Muslim di India biasanya berkumpul di Jama Masjid yang terletak di New Delhi untuk melakukan shalat Id. Masjid ini menjadi pusat perayaan Idul Fitri di New Delhi, ibu kota India. Mereka juga menyiapkan hidangan khusus yang disebut dengan siwaiyaan, yakni campuran bihun manis dengan buah kering dan susu. Siwaiyaan hadir dalam beragam bentuk dan warna.

Fiji

Di negara kecil Fiji yang mayoritas non-Muslim memiliki tradisi unik yang hampir sama. Di sini ada hidangan spesial khas idul fitri yaitu samai, mi manis yang dicampur dengan susu. Samai disajikan bersama samosas, sejenis kari ayam atau daging. Di Fiji hanya kaum pria yang datang ke masjid untuk shalat Id.

Amerika Serikat

Seperti dikutip dari laman VOA, komunitas masyarakat muslim yang ada di negara ini menginformasikan datangnya hari raya lebaran melalui sambungan telepon ataupun internet (e-mail). Karena kebanyakan warga Muslim adalah para imigran, hal ini membuat mereka mengenakan pakaian yang berwarna-warni sesuai dengan negara asalnya. Selesai shalat, dilanjutkan dengan saling mengucapkan Happy Eid atau Eid Mubarak antar sesama jemaah Shalat Id, para kenalan dekat dan kaum kerabat.

Selamat menyambut hari raya Idul Fitri.

(ec)
Komentar