Ini dia Kekayaan Dhana Widyatmika si Gayus Jilid 2

Rabu, 29 Februari 2012
Ini dia Kekayaan Dhana Widyatmika si Gayus Jilid 2

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan pegawai pajak terjadi lagi. Dhana Widyatmika salah satu yang memiliki rekening miliaran rupiah padahal statusnya pegawai negeri sipil (PNS) golongan IIIC.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Budi Utomo, mengatakan bahwa untuk PNS dengan golongan IIIC biasanya gaji pokoknya berada di bawah Rp 5 juta.

Sehingga rekening bernilai miliaran rupiah tersebut memang cukup mencurigakan. "Biasanya di bawah Rp 5 juta. Yah sekitar Rp 3 juta ya," kata Budi, di Kantor Dinas Pelayanan Pajak DKI, Jakarta, Selasa (28/2/2012) seperti yang dilansir dari Kompas.

Nominal tersebut belum termasuk tunjangan-tunjangan lain. Sehingga jika dijumlahkan antara gaji pokok dan tunjangan, pendapatan seorang PNS dengan golongan IIIC dapat lebih dari Rp 3 juta. "Untuk bulan ini, saya belum tahu gajinya sudah keluar atau belum. 'Kan baru sebulan kerjanya," ujar Budi.

Dhana Widyatmika ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung RI sejak tanggal 17 Februari lalu. Berdasarkan temuan PPATK, Dhana diduga memiliki rekening bernilai Rp 60 miliar. Nominal tersebut dianggap tidak masuk akal untuk pegawai yang berstatus PNS dengan golongan IIIC.

Pada 24 Juni 2011, Dhana melaporkan hartanya ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Jumlahnya "hanya" Rp 1, 231 miliar. Sebagai catatan, harta Dhana yang disita pada 17 Februari 2012 antara lain berupa uang Rp 8 miliar dan Rp 20 miliar, serta US$ 270 ribu atau Rp 2,4 miliar.

Inilah data yang diserahkan pegawai golongan IIIC ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Nama: Dhana Widyatmika

Kantor: Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing Enam

Tanggal lahir: Malang, 3 Maret 1975

Alamat kantor: Jalan Taman Makam Pahlawan, Kalibata

Tanggal Lapor: 24 Juni 2011

A. Harta tidak bergerak: 686.722.000

1. Tanah dan bangunan seluas 125 m2 dan 48 m2 di Kota Depok, berasal dari hasil sendiri, perolehan tahun 1993, senilai Rp 108.342.00

2. Tanah dan bangunan seluas 300 m2 dan 110 m2 di Jakarta Timur, diperoleh dari warisan, senilai Rp 578.380.000

B. Harta bergerak:

1. Alat transportasi dan mesin lainnya: Rp 165.000.000

a. Mobil merek Mazda Vantrend, diperoleh dari hasil sendiri pada tahun 1994

b. Mobil toyota Kijang Innova, diperoleh dari hasil sendiri pada 2010

2. Harta bergerak lainnya: Rp 57.325.000

a. Logam mulia, berasal dari hasil sendiri dan hibah, perolehan dari 1997-2011, dengan nilai jual Rp 30.975.000

b. Benda bergerak lainnya, dari perolehan sendiri Rp 26.350.000

C. Surat berharga: Rp 312.125.000

1. Tahun investasi 2007-2011, dari perolehan sendiri senilai Rp 99 juta

2. Tahun investasi 2008-2011, dari perolehan sendiri senilai Rp 7.500.000

3. Tahun investasi 2008-2011, dari perolehan sendiri senilai Rp 13.125.000

4. Tahun investasi 2011, dari hasil sendiri senilai Rp 192.500.000

D. Giro dan setara kas

1. Berasal dari hasil sendiri senilai Rp 10.473.025

Total Harta: Rp 1.231.645.025

Komentar