DW, Koruptor Pajak 'The Next' Gayus Tambunan!

Senin, 27 Februari 2012
DW, Koruptor Pajak 'The Next' Gayus Tambunan!

Kembali kasus korupsi oleh pegawai pajak menyeruak! kali ini pria bernama Dhana widyatmika Merthana dan disebut dengan inisial DW yang merupakan salah satu pegawai Ditjen Pajak, telah terjerat kausu korupsi yang telah dilakukannya selama 10 tahun, terhitung mulai tahun 2002. Ia diduga memiliki rekening jumbo senilai Rp60 miliar hasil dari korupsi.

"Ini kurang lebih sejak 2002-an. (Nilainya yang sudah disita) pastinya masih dalam evaluasi. Yang jelas miliaran, tapi kami tidak bisa memperkirakan berapa," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Noor Rachmad, dalam konfrensi pers di Kejagung, Jakarta, Senin 27 Februari 2012.

Dengan kekayaannya yang mencapai puluhan miliar, namun DW melaporkan harta kekayaannya ke Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang diterima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan total kekayaan DW yang hanya berjumlah berjumlah Rp1.231.645.025, jauh dari jumlah rekening jumbonya. Dan kini DW disebut-sebut sebagai the next Gayus Tambunan.

Noor mengemukakan pihaknya belum dapat memastikan apa modus yang digunakan DW. Sejauh ini, semua pasal yang digunakan penyidik masih sebatas sangkaan.

"Ada kemungkinan gratifikasi, suap menyuap, pemerasaan, korupsi yang merugikan negara. Penyalahgunaan wewenang. Kalau dalam penelusuran ada money laundering bisa dijerat juga," ujarnya lagi.

DW kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia naik status karena transaksi yang dimilikinya tidak sesuai profilnya sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak. Penetapan tersangka DW ini dalam kapasitasnya sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak, bukan sebagai pegawai pajak Pemda DKI.

Dalam kasus ini, Kejaksaan juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen, uang rupiah, dolar, logam mulia emas, surat-surat berharga, komputer, telepon selular, dan flashdisk. Kejaksaan juga sudah memblokir rekening-rekening DW di sejumlah bank.

Pria berinisial DW ini sendiri meupakan pria kelahiran Malang 3 Maret 1974. Ia tercatat sebagai Pegawa Negeri Sipil (PNS) golongan IIIC. Sebelumnya ia merupakan mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang kini bekerja di Dinas Pajak DKI.

Komentar