Hanya Pasir

Selasa, 24 Januari 2012 01:08

ehm…
waktu sudah berhasil membangun tembok pemisah
beberapa bulan yang lalu yang terlihat baru pondasi
tapi kini, tembok besar berdiri dengan angkuh

ehm…sahabat
sadarkah bahwa aku tak lagi bisa memandangmu
karena kamu berada di balik tembok itu
sahabat…
beberapa bulan yang lalu aku dengar bisikan angin
“waktu akan membangun tembok buat kalian”
sahabat aku sadar akan hal itu, tapi terlambat…
saat ini ketiksebuah benteng telah berdiri kokoh
aku berusaha menghancurkannya dengan sebuah kerikil
tapi usahaku tidak berhasil

dan aku coba menggali walau mustahil
dan jikalau berhasil
aku akan mati tertimpa dibawahnya
lalu selamat tinggal buat sahabat
karena mungkin engkau hanya menganggapku
seperti pasir bertaburan

(Moenthe Carlo)

(Psycho, kumpulan-puisi.com/rha)
Komentar